Author Avatar

gearoidocolmain

0

Share post:

Polisi mengungkap komika Coki Pardede mengonsumsi sabu dengan menggunakan jarum suntik. Penggunaan sabu dengan jarum suntik disebut tak lazim dan berbahaya.

“Kalau lewat suntik kenikmatannya lebih cepat dan 100% kenikmatannya, namun jarang dilakukan karena berbahaya,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Pratomo Widodo saat dihubungi, Kamis 2 September 2021 malam.

Penggunaan sabu dengan jarum suntik akan berdampak fatal, bisa mengakibatkan kematian. “Kalau tidak tahu dosisnya bisa fatal akibatnya,” ujar Pratomo.

Komika Coki Pardede sebelumnya ditangkap terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. AKBP Pratomo Widodo mengungkapkan, Coki Pardede mengaku menggunakan barang haram jenis sabu itu karena kecanduan.

“Dia kecanduan,” kata Pratomo kepada wartawan. Pratomo mengatakn, dalam pemeriksaan sementara, Coki Pardede mengaku sudah mencoba berhenti menggunakan narkoba.

Namun baru beberapa bulan berhenti. Coki Pardede mengaku kembali ketagihan. “Kalau dia berhenti, kemudian 5 bulan dia akan nagih lagi,” ujarnya.

Hasil tes urine dari Coki Pardede pun sudah terungkap. Komika bernama asli Reza Pardede ini diketahui positif amfetamin dan metamfetamin.

“Positif amfetamin dan metamfetamin,” jelas Pratomo. Pratomo mengatakn Coki Pardede menggunakan suntikan saat mengonsumsi barang haram tersebut.

Menurutnya, metode tersebut tidaklah lazim. “Pokoknya kita amankan pakai suntikan. Nggak lazimlah metodenya,” ujarnya.

Coki ditangkap di rumahnya di daerah Pagedangan, Tangerang, pada Rabu 1 September malam. Selain Coki Pardede, polisi menangkap seorang perempuan berinisial WLI sebagai penyuplai sabu.

“Hasil tes urine sudah kita lakukan pemeriksaan dan positif,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo kepada wartawan di kantornya, Tangerang, Kamis 2 September 2021

Selain Coki Pardede, penyuplai sabu kepadanya juga positif narkoba. Saat ditangkap Polisi, Coki Pardede masih dalam pengaruh narkoba. Ia menggunakan sabu dengan metoda yang tak lazim.

“Masih (dalam pengaruh narkoba). Dia modelnya pakai suntikan. Pokoknya kita amankan pakai suntikan. Nggak lazimlah metodenya,” sebut Pratomo.

Coki Pardede dan penyuplai perempuan berinisial WLI ini kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Metro Tangerang Kota. Keduanya sudah menjalani tes urine. Sore ini dijadwalkan polisi akan memberikan keterangan mengenai penangkapan Coki Pardede.

Dari foto yang diterima, terlihat momen saat Coki Pardede ditangkap. Coki terlihat jongkok di sebuah sudut ruangan.

Di depannya terdapat sebuah kasur. Di hadapannya ada polisi yang sedang menginterogasinya. Coki Pardede terlihat memakai kaus warna hitam dan celana pendek warna putih.

Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo mengatakan Coki Pardede ditangkap pada Rabu 1 September malam. Polisi pun menyita barang bukti sabu dari penangkapan tersebut.

Ganjil Genap Jakarta Berlaku di Jalan Ini
Sindiran Untuk Pendorong Jokowi Sampai 2027